Minggu, 19 Juni 2016

Masih Ada Rasa itu

Bayangannya dan namanya masih terngiang di hati dan fikiran ini..
Entah mengapa selalu dia ..dia dan dia yang ada di fikiran ini..
Hanya dia ..dia dan dia yang aku inginkan..

Setiap kali handphone berbunyi cuma ada 1 harapan yaitu dari dirinya

Lelah..lelah sekali hati dan fikiranku yang setiap hari terkuras hanya untuk memikirkannya.
Entah apakah ada aku difikirannya..
Mungkin sudah lama ia melupakanku dan sudah lama ia mengganti nama ku di hatinya..

Ya... selalu dia..dia dan dia..

Ingin sekali aku bilang padanya.. "Hey..aku kangen kamu, aku kangen saat masa kita bersama..apakah kamu ga mau mengulang cerita itu walaupun hanya 1 jam dan hanya sebentar???

Ingin sekali ku menghubunginya dengan berbagai macam alasan..dan setiap kali aku ingin melakukannya, aku teringat akan sebuah pesan bahwa " Sebesar apapun cintamu kepada seseorang tetap letakan harga dirimi diatas cintamu, kamu boleh jatuh karena cinta tapi tidak dengan harga dirimu".

Sekarang yang dapat aku lakukan hanyalah menatapnya dari jauh,, mencuri pandangan walau hanya sedetik.. menyimpan rasa cemburu dan gelisah setiap kali dia dekat dengan wanita lain.

Entah mengapa rasa itu masih ada dan entah sampai kapan.

AK

Senin, 06 Juni 2016

Akhir Kisah Ini

And Finally, cinta yang selama ini w banggakan, rasa yang selama ini w rasakan hilang dengan sekejap, seakan-akan cinta itu tidak pernah ada.

Sudah mau hampir menuju hari jadi yang ke 2 , namun seperti ada hambatan besar untuk melangkah kesana, terasa berat rasa dan alur cerita yang kurasakan. Sampai ahirnya ku menemukan alasan mengapa angka 2 itu tidak dapat aku miliki dan aku rasakan.

Fakta-fakta mulai bermunculan, mulai dari satu..dua..tiga dan terbongkar semua..dan baru tersadari bahwa cinta itu ternyata tidak pernah ada di hatinya, aku hanyalah sebagai pelarian dari masa lalunya. aku hanyalah teman disaat kesunyian dan kesendiriannya.

Sakit, perih yang aku rasakan.. walaupun hanya sebentar waktu kita bersama, namun rasa sakit itu tetap ada dan tetap besar saat dikhiati.

Ku coba untuk menerima apa yang terjadi, ku coba untuk membuka mataku bahwa inilah kenyataan yang harus kualami..butuh waktu..ya aku butuh waktu untuk menyembuhkan luka ini, aku butuh waktu untuk bisa melupakan dan menghiraukannya.

Namun 1 yang aku tanam, bahwa aku tidak ingin melupakan seserorang, apapun itu bentuk kebaikannya, jangan sampai 1000 kebaikan dikalahkan dengan 1 kesalahan.

"AK"